Breaking News

Jumat, 31 Juli 2026

Pagelaran Resmi Dinobatkan sebagai Juara Umum MTQH ke-48 Kabupaten Cianjur


CIANJUR, agistanews.com – Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Cianjur, dr. Mohamad Wahyu Ferdian, dalam seremoni penutupan yang berlangsung di Lapangan Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kecamatan Pagelaran berhasil keluar sebagai Juara Umum dengan raihan 171 poin, mengungguli Kecamatan Karangtengah di posisi kedua dan Kecamatan Warungkondang di posisi ketiga.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, Dewan Hakim, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), serta panitia lokal yang telah bekerja keras sehingga penyelenggaraan MTQH ke-48 berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses. Menurutnya, pelaksanaan MTQH tahun ini menjadi standar baru bagi penyelenggaraan MTQH di Kabupaten Cianjur pada masa mendatang.

Bupati juga menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan, pengamalan, serta kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dan Hadis secara berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan semakin banyak generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi dalam bidang tilawah dan pemahaman Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu memperkokoh budaya Ngaos sebagai salah satu jati diri masyarakat Kabupaten Cianjur.

Penutupan MTQH ke-48 berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang diikuti para kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Selamat kepada seluruh peserta dan para juara. Semoga semangat mencintai, mempelajari, serta mengamalkan Al-Qur'an dan Hadis terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Cianjur. ***(Hdi)

Rabu, 29 Juli 2026

Kepala SMAN 2 Tanjung Raja, Epa Asnaini, Sampaikan Ucapan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

OGAN ILIR, agistanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kepala SMAN 2 Tanjung Raja, Epa Asnaini, beserta seluruh dewan guru dan staf menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia.

Epa Asnaini mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

"Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus menginspirasi kita untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Mari bersama membangun Indonesia yang lebih maju melalui pendidikan yang berkualitas," ujar Epa Asnaini.

Ia menambahkan, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Keluarga besar SMAN 2 Tanjung Raja berharap peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat gotong royong, dan memperkuat komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! 🇮🇩 ***Yati

Titin Kristinasari, A.Md.Keb., SKM., M.AP., Sampaikan Ucapan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

OGAN ILIR, agistanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kepala Puskesmas Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, Titin Kristinasari, A.Md.Keb., SKM., M.AP., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut Titin Kristinasari, peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian dalam membangun bangsa.

"Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya nyata, meningkatkan semangat persatuan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi Indonesia yang lebih maju, sehat, dan sejahtera," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, demi mewujudkan masyarakat yang berkualitas.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan para pahlawan harus terus dijaga dengan semangat kerja keras, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! ***Yeti

Dukung Operasi Knalpot Brong, Komisaris Agista Media Citra Raih Penghargaan dari Kapolres Cianjur

CIANJUR, agistanews.com – Dedikasi dalam mendukung program Kepolisian Republik Indonesia terus mendapat apresiasi. Komisaris Agista Media Citra, H. Agus Ginanjar, S.E., menerima penghargaan dari Kapolres Cianjur atas kontribusinya dalam mendukung Operasi Knalpot Brong melalui karya kreatif yang mengedukasi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Cianjur, Dr. A. Alexander Yuriko Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.HI., M.I.P., pada Rabu, 29 Juli 2026.

Apresiasi diberikan atas dedikasi H. Agus Ginanjar dalam menghadirkan Master Limbad pada kegiatan kampanye Operasi Knalpot Brong, sekaligus keberhasilannya menciptakan lagu bertema Pengabdian Polri yang diikutsertakan dalam perlombaan memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Karya tersebut dinilai mampu menjadi media edukasi yang kreatif dalam menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan kendaraan sesuai aturan, serta memperkuat citra Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

H. Agus Ginanjar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mendukung berbagai program Polri melalui peran media dan kreativitas seni.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga menjadi semangat bagi keluarga besar Agista Media Citra untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menyampaikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Melalui penghargaan ini diharapkan sinergi antara Polri, media, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Cianjur. ***Red/Ida 

Anggota Dewan DPR RI Isfhan Taufik Munggaran Mengadakan Program Penguatan Relawan Gerakan Kebijakan Pancasila Pada Masyarakat.


CIANJUR, agistanews.com – Partai Golkar Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila yang berpusat pada pembinaan ideologi bagi masyarakat luas. Kegiatan berlangsung di Gedung Kordela, Jalan Yulius Usman Nomor 28, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (29/7/2026).
 
Kegiatan yang dilaksanakan dalam masa reses ini merupakan bagian dari tugas Badan Pembina Ideologi Pancasila untuk mencetak barisan relawan yang benar-benar memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa. Acara ini dihadiri perwakilan dari 6 golongan agama, 8 kelompok etnis, serta para siswa SMA Pancasila Anggur.
 
Dalam pemaparan materinya, disampaikan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar menjadi hafalan yang dibaca saat upacara semata, melainkan harus menjadi pedoman hidup sehari-hari. Hal ini disampaikan merespons kondisi moral yang dinilai mulai memudar di tengah masyarakat.
 
"Banyak yang meneriakkan diri sebagai bagian dari Pancasila, bahkan setiap hari Senin kita melafalkannya bersama. Namun sayangnya, semakin sering diucapkan justru semakin sering ditinggalkan dalam perbuatan nyata," ujar salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.
 
Pancasila sebagai falsafah bangsa harus terus digelorakan di mana saja, dimulai dari kesadaran diri sendiri, kemudian diterapkan dalam lingkungan keluarga, kerabat, hingga lingkungan masyarakat luas. "Nilai Pancasila harus terus dibudayakan dan tidak boleh terhenti, karena perbuatan nyata seseorang jauh lebih bermakna daripada sekadar ucapan yang diucapkan berulang kali," tambahnya.
 
Para relawan yang dibina dalam kegiatan ini diharapkan benar-benar berjiwa rela berkorban dan mengamalkan nilai kebajikan. Ditekankan pula peran orang tua untuk selalu mengawasi dan mengarahkan anak-anak agar tidak terjerumus pada hal-hal yang menyimpang dari nilai Pancasila.
 
Dalam kesempatan ini Isfhan Taufik Munggaran Dewan DPR RI Fraksi Golkar menyampaikan "Para peserta yang hadir juga dipastikan tidak terlibat dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa. "Kita berprasangka baik kepada mereka yang hadir, namun ke depannya jika ditemukan fakta yang bertentangan, tentu akan ada penegasan kembali karena relawan Pancasila harus menjadi teladan kejujuran," tegasnya.
 
Pihak penyelenggara juga menyoroti maraknya isu yang bertentangan dengan norma dan nilai luhur yang mulai masuk ke lingkungan masyarakat, termasuk kalangan pelajar di Cianjur. Kegiatan ini diharapkan menjadi benteng sekaligus langkah nyata untuk menangani berbagai penyimpangan yang yg mulai muncul dan menjaga Cianjur tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila yang asri dan bermartabat. ***( Hdi )

Selasa, 28 Juli 2026

DUGAAN MARK-UP ANGGARAN BELANJA SEWA HOTEL DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN ANGGARAN 2025 SENILAI Rp4.288.260.000 JADI SOROTAN PUBLIK

‎Bandung Barat, agistanews.com
‎Dugaan adanya ketidakwajaran dalam anggaran belanja sewa hotel pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sebesar Rp4.288.260.000 menjadi perhatian masyarakat. Besarnya nilai anggaran tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas, efisiensi, serta kesesuaian penggunaannya dengan kebutuhan kegiatan yang dilaksanakan.
‎Sorotan publik diarahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat sebagai pengguna anggaran. Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat sebagai mitra kerja di bidang pendidikan. Hingga berita ini disusun, belum terdapat putusan atau hasil pemeriksaan resmi yang menyatakan telah terjadi pelanggaran hukum.
‎Sorotan muncul setelah informasi mengenai alokasi anggaran belanja sewa hotel Tahun Anggaran 2025 diketahui masyarakat dan menjadi perbincangan di berbagai kalangan.
‎Peristiwa ini berkaitan dengan penggunaan anggaran pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
‎Menurut sejumlah warga, nilai anggaran yang dinilai cukup besar perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan dugaan pemborosan maupun mark-up anggaran. Masyarakat berharap seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
‎Masyarakat mendorong agar dilakukan klarifikasi resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat mengenai rincian penggunaan anggaran tersebut. Apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian, masyarakat berharap Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maupun Aparat Penegak Hukum melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
‎Kutipan Narasumber (Warga)
‎"Kami tidak ingin langsung menyimpulkan adanya pelanggaran. Namun, dengan nilai anggaran yang mencapai miliaran rupiah, masyarakat berhak memperoleh penjelasan yang terbuka mengenai peruntukan dan realisasi anggaran tersebut. Transparansi sangat penting agar tidak muncul prasangka di tengah masyarakat," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
‎Dasar Hukum yang Relevan Apabila Terbukti Terjadi Penyimpangan
‎Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, khususnya Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3.
‎Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
‎Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
‎Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
‎Media Agista TV membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Inspektorat Daerah, maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini. Apabila terdapat penjelasan, data, atau dokumen pendukung terkait penggunaan anggaran belanja sewa hotel Tahun Anggaran 2025, redaksi siap memuatnya secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. ***Red - Amry

Senin, 27 Juli 2026

BAZNAS Cianjur Alokasikan Rp109,5 Juta untuk Dukung Pengembangan Tilawatil Qur'an dan Hadis

CIANJUR, agistanews.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Tilawatil Qur'an dan Hadis melalui alokasi dana sebesar Rp109.595.057 pada tahun 2026.

Dana tersebut bersumber dari alokasi 2 persen hasil pengumpulan Zakat Fitrah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan yang secara khusus diperuntukkan bagi pembinaan Tilawatil Qur'an dan Hadis di Kabupaten Cianjur.

Alokasi dana ini dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan generasi muda agar semakin memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) XLVIII Tingkat Kabupaten Cianjur.
Melalui program ini, BAZNAS Cianjur berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu menjadi penerus syiar Islam di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan keagamaan.

BAZNAS Kabupaten Cianjur turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQH XLVIII Tingkat Kabupaten Cianjur yang berlangsung di Kecamatan Pagelaran pada 25–30 Juli 2026.

Semoga kegiatan ini menjadi ajang melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan generasi Qur'ani terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Cianjur, sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah. ***Hdy

FBI DPC Kabupaten Cianjur Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Bersama Personel Yonif TP 332/Jayasasana


CIANJUR, agistanews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Front Bodyguard Independen (FBI) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan silaturahmi bersama personel Yonif TP 332/Jayasasana dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Kegiatan yang dikemas secara santai melalui ngopi bersama ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan sekaligus berdiskusi mengenai pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan sinergitas antarberbagai elemen bangsa.

Pertemuan yang berlangsung di ruang terbuka tersebut mencerminkan terjalinnya komunikasi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dengan prajurit TNI. Seluruh peserta tampak antusias bertukar pandangan serta memperkuat tali persaudaraan yang telah terjalin.
Ketua DPC FBI Kabupaten Cianjur, Dody Sadewa, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur bangsa, termasuk TNI, demi menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.

"Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momentum strategis untuk memperkuat rasa persaudaraan, sikap saling menghormati, serta membangun sinergi positif dalam menjaga keutuhan bangsa. FBI DPC Kabupaten Cianjur siap menjadi mitra yang baik bagi seluruh elemen, termasuk TNI, baik dalam kegiatan sosial maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya," ujar Dody Sadewa.
Melalui kegiatan ini, DPC FBI Kabupaten Cianjur berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Semangat kebersamaan dan kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan TNI diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.***Hdi

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Cianjur Rawat Ingatan Sejarah dan Teguhkan Komitmen Demokrasi


CIANJUR, agistanews.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Cianjur menggelar Malam Renungan Peristiwa Kudatuli dalam rangka memperingati 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Cianjur pada Senin (27/7/2026) pukul 18.30 WIB ini menjadi momentum untuk menghormati perjuangan, merawat ingatan sejarah, sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjaga demokrasi.

Mengusung tema "Menghormati Perjuangan, Merawat Ingatan, Meneguhkan Komitmen Perjuangan", kegiatan dihadiri Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Cianjur Dadang Sutarno, SH, Bendahara DPC Fahmi Zulfahmi, Wakil Ketua Bidang Kemasyarakatan Iwan Permana, SH, jajaran pengurus, kader, simpatisan, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dadang Sutarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia mengajak seluruh kader menjadikan peringatan Kudatuli sebagai momentum refleksi terhadap perjalanan demokrasi Indonesia.

"Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam malam renungan untuk memperingati Peristiwa 27 Juli 1996 yang kita kenal sebagai Peristiwa Kudatuli," ujarnya.

Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar mengenang tragedi masa lalu, tetapi menjadi pengingat bahwa demokrasi yang dinikmati saat ini lahir melalui perjuangan, keberanian, serta pengorbanan para pendahulu bangsa.

"Peristiwa Kudatuli menjadi bukti nyata keteguhan sikap dalam melawan ketidakadilan. Demokrasi yang kita rasakan hari ini tidak hadir begitu saja, melainkan diperjuangkan dengan air mata dan pengorbanan," katanya.

Dadang menjelaskan, Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah demokrasi Indonesia. Peristiwa tersebut bermula dari konflik kepemimpinan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) antara kubu Ketua Umum Hj. Megawati Soekarnoputri dan kubu Soeryadi yang mendapat dukungan pemerintah Orde Baru. Penyerangan terhadap kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro Nomor 58 Jakarta kemudian memicu bentrokan dan kerusuhan yang meluas.

Mengacu pada hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, 149 orang mengalami luka-luka, 23 orang dinyatakan hilang, serta kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 miliar. Komnas HAM juga menyimpulkan adanya indikasi pelanggaran HAM berat, termasuk pelanggaran terhadap kebebasan berkumpul, berserikat, perlindungan jiwa, serta perlindungan terhadap harta benda.

"Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Di balik setiap korban terdapat keluarga yang kehilangan orang tercinta dan masyarakat yang mengalami trauma panjang. Karena itu, mengenang Kudatuli bukan untuk membuka luka lama, tetapi agar sejarah tidak dilupakan dan peristiwa serupa tidak terulang kembali," tegasnya.

Bagi keluarga besar PDI Perjuangan, lanjut Dadang, Kudatuli merupakan tonggak penting perjalanan demokrasi bangsa yang melahirkan semangat perjuangan untuk memperjuangkan kedaulatan rakyat, menjaga konstitusi, serta menghadirkan politik yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi penerus memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga demokrasi melalui cara-cara yang bermartabat.

"Perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar dan harus diselesaikan melalui dialog. Demokrasi harus dibangun dengan penghormatan terhadap hukum serta penghargaan terhadap hak asasi setiap warga negara," ujarnya.

Melalui malam renungan tersebut, seluruh kader diajak menjadikan perjuangan politik sebagai upaya menghadirkan kesejahteraan rakyat, memperkuat persatuan bangsa, serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menutup sambutannya, Dadang mengajak seluruh kader PDIP Kabupaten Cianjur untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat soliditas organisasi, serta merawat nilai-nilai perjuangan Bung Karno.

"Mari kita teguhkan kembali komitmen untuk menjaga nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan persatuan. Jangan biarkan semangat juang itu padam. Jadikan sejarah sebagai api penyemangat untuk terus merawat demokrasi di bumi Indonesia tercinta. Menghormati Perjuangan, Merawat Ingatan, Meneguhkan Komitmen Perjuangan. Merdeka! Merdeka! Merdeka!" pungkasnya. ***(Hdi)

Sabtu, 25 Juli 2026

Ratusan Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kecamatan Rantau Panjang

OGAN ILIR, agistanews.com – Ratusan warga Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, antusias mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan berupa konsultasi, pemeriksaan, dan pengobatan gratis yang digelar pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, Puskesmas Kecamatan Rantau Panjang, dan Rumah Sakit Bunda Jakabaring Palembang.

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemeriksaan mata secara cuma-cuma. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia (lansia) yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi, M.Kes, Camat Rantau Panjang Mazlan beserta jajaran, Kepala Puskesmas Kecamatan Rantau Panjang Titin Kristianti, SKM, seluruh staf Puskesmas Rantau Panjang, serta para kepala desa se-Kecamatan Rantau Panjang.

Tim medis dari Rumah Sakit Bunda Jakabaring Palembang menghadirkan sejumlah dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis bedah, spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, serta dokter spesialis mata dr. Kariusi, Sp.M. Kehadiran para dokter spesialis tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan dan konsultasi medis secara langsung tanpa dipungut biaya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Rantau Panjang, Titin Kristianti, SKM, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendekatkan akses layanan dokter spesialis bagi warga di wilayah Kecamatan Rantau Panjang.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan. Antusiasme warga menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir bersama Puskesmas Kecamatan Rantau Panjang dan Rumah Sakit Bunda Jakabaring Palembang berharap pelayanan kesehatan dapat semakin mudah dijangkau masyarakat serta menjadi langkah awal dalam mendeteksi berbagai penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.***Yati

Jumat, 24 Juli 2026

Masyarakat meminta Kepada Pihak Dinas Terkait Untuk meninjau Jalan Yang Berlobang Dan Pohon Yang Sudah Tua

Cianjur, agistanews.com - Pengendara roda empat dan roda dua yang suka melintas jalan Didi Prawira Kusuma yang merupakan jalan Kabupaten Cianjur yang menuju ke Cianjur Kota dan wilayah Maleber masih banyak jalan berlobang dan pohon yang sudah tua, Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur.24/07/2026.

Masyarakat merasa takut ada pengendara motor yang jatuh saat melintas jalan tersebut, di tambah dengan adanya dua pohon mahoni yang berada di daerah kampung Kopo Desa Sukamanah Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur. Karena ketinggian pohon mahoni tersebut sudah melebihi kapasitas, bahkan tangkainyapun sudah melintas di atas jalan yang di takutkan patah dan bisa mencelakai pengguna jalan.
"Ada salah satu warga yang enggan disebut namanya, saya sebagai warga masyarakat sangat merasa takut sekali kalau melihat kejadian atau musibah yang tidak diinginkan, karena melihat jalan yang berlobang ditambah pohon yang sudah sangat tua sekali.

Dan saya meminta kepada pihak dinas terkait agar segera melakukan perbaikan jalan yang sudah berlobang, dan pemangkasan atau penebangan pohon yg sudah tidak produktif guna mencegah terjadinya musibah.pungkasnya. ***Densu.

Rabu, 22 Juli 2026

Pedagang Kelapa Tewas Ditusuk Saat Cekcok di Pasar Muka Ramayana Cianjur, Polisi Tetapkan Tersangka

CIANJUR, Agistanews.com – Seorang pedagang kelapa tewas setelah ditusuk dalam cekcok dengan sesama pedagang di kawasan Pasar Muka Ramayana, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Polisi telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dan masih mendalami motif di balik peristiwa berdarah tersebut.

Insiden terjadi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Pasar Muka Ramayana, Cianjur. Korban diketahui bernama Ujang Sunandar (36), seorang pedagang kelapa, sedangkan pelaku berinisial DAM (29) yang berprofesi sebagai pedagang sayur.

Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho mengungkapkan, tersangka berhasil diamankan sekitar pukul 20.00 WIB atau hanya beberapa jam setelah kejadian. Saat ditangkap, tersangka diduga hendak melarikan diri dengan bersembunyi di rumah orang lain.

«"Tersangka kami nyatakan berusaha untuk melarikan diri, karena pada saat diamankan tersangka tengah berada di kediaman orang lain," ujar Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Cianjur, Rabu (22/7/2026).»

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga tersangka berada di bawah pengaruh minuman keras dan obat-obatan sebelum melakukan penusukan.

Selain mengamankan tersangka, penyidik juga menyita barang bukti berupa obat keras jenis alprazolam 0,5 mg. Barang bukti tersebut akan menjalani pemeriksaan laboratorium melalui metode Scientific Crime Investigation (SCI) guna memastikan keterkaitannya dengan tindak pidana yang terjadi.

«"Kami juga mengamankan obat keras yakni alprazolam 0,5 mg per butir. Bahan obat ini akan kami periksa ke laboratorium untuk mendapatkan keterangan secara Scientific Crime Investigation," kata Kapolres.»

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis.

«"Rumusan yang kami sangkakan adalah Pasal 458 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun, dan/atau Pasal 466 ayat (3) KUHP terkait tindak penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang," tegas Kapolres.»

Hingga kini, Polres Cianjur masih terus mendalami motif cekcok yang berujung maut tersebut serta melengkapi berkas penyidikan untuk proses hukum lebih lanjut. ***(Hdi)

Delapan Bulan Belum Rampung, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Jagolano Tuai Sorotan Warga


OGAN ILIR, agistanews.com – Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di Desa Jagolano, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek yang mulai dikerjakan sejak 22 Desember 2025 hingga kini telah berjalan sekitar delapan bulan, namun bangunan tersebut belum juga selesai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, progres pembangunan masih belum mencapai tahap akhir. Pada papan informasi proyek terlihat dokumentasi perkembangan pekerjaan, namun kondisi bangunan hingga saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

Warga mempertanyakan lambannya penyelesaian proyek tersebut. Mereka membandingkan dengan pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di sejumlah desa lain di Kecamatan Rantau Panjang maupun kecamatan lainnya di Kabupaten Ogan Ilir yang disebut telah selesai dan dapat dimanfaatkan.

"Desa-desa lain sudah selesai semua, tetapi di Desa Jagolano sampai sekarang belum juga rampung. Kami berharap pembangunan ini segera diselesaikan agar bisa dimanfaatkan masyarakat," ujar salah seorang warga.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Jagolano, Wahit, membenarkan bahwa pembangunan kantor koperasi tersebut memang belum selesai. Ia berharap proses penyelesaian dapat segera dilakukan sehingga bangunan dapat difungsikan sesuai peruntukannya.
"Harapan kami semoga pembangunan ini cepat diselesaikan sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Jagolano," ujar Wahit.

Masyarakat berharap pihak-pihak terkait, baik pelaksana pekerjaan maupun instansi yang berwenang, dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab keterlambatan proyek tersebut sekaligus mempercepat penyelesaiannya agar program Koperasi Merah Putih dapat segera berjalan dan memberikan manfaat bagi warga.

Hingga berita ini ditulis, pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Desa Jagolano masih belum rampung dan masyarakat masih menunggu kepastian waktu penyelesaiannya. ***Heryati

Selasa, 21 Juli 2026

MPLS SDN Sayang 2 Cianjur Berjalan Sukses, Siswa Baru Antusias Sambut Tahun Ajaran 2026/2027

CIANJUR, agistanews.com  – SDN Sayang 2 Cianjur sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru selama lima hari sebagai bagian dari penyambutan Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SDN Sayang 2, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, ini ditutup dengan penampilan kreativitas siswa dan pengarahan dari Pengawas Bina.

MPLS merupakan program yang bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru, fasilitas, tata tertib, serta budaya belajar yang positif. Berbeda dengan orientasi sekolah pada masa lalu, MPLS saat ini mengedepankan pendekatan edukatif, ramah anak, menyenangkan, dan bebas dari praktik perpeloncoan.

Selama pelaksanaan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri, menumbuhkan karakter, mempererat kebersamaan dengan guru dan teman sebaya, serta mempersiapkan mereka memasuki proses pembelajaran di sekolah.

Puncak kegiatan ditandai dengan penampilan kreativitas dari setiap kelas yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para guru maupun orang tua. Selain itu, Pengawas Bina turut memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan mengembangkan potensi diri.

Kepala SDN Sayang 2 Cianjur, Adang Senjaya, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan MPLS yang telah disusun sesuai program sekolah.

"Alhamdulillah, pada penutupan MPLS setiap kelas menampilkan kreativitas siswa, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Ibu Pengawas Bina. Anak-anak terlihat sangat senang, begitu juga para guru. Kami berharap semangat yang tumbuh selama MPLS dapat terus berlanjut dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah," ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan MPLS tahun ini tidak menemui kendala yang berarti. Meski sekolah memiliki keterbatasan ruang, seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik berkat persiapan yang matang dan kerja sama seluruh warga sekolah.

"Seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Tidak ada kendala yang bersifat krusial sehingga kegiatan berjalan lancar dari awal hingga penutupan," katanya.
Adang juga mengapresiasi antusiasme peserta didik baru serta dukungan penuh dari para orang tua selama pelaksanaan MPLS.

"Alhamdulillah, anak-anak mengikuti MPLS dengan penuh semangat. Motivasi mereka sangat tinggi, begitu juga dukungan dari orang tua yang luar biasa. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas dan membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki semangat belajar yang tinggi," pungkasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan MPLS, seluruh peserta didik baru SDN Sayang 2 Cianjur diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta siap mengikuti proses belajar mengajar secara optimal pada tahun ajaran baru. ***(Densu)

Polres Cianjur Sita 14,819 Kg Ganja, Dua Tersangka Ditangkap dan Dua Buron Masih Diburu


CIANJUR, agistanews.com – Polres Cianjur berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan barang bukti seberat 14,819 kilogram. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Cianjur, Selasa (21/7/2026).

Dalam kasus ini, polisi menetapkan EM alias Eva Mustapa dan DN alias Dindin Nurjaman sebagai tersangka. Sementara itu, dua orang lainnya berinisial FL dan GH telah masuk dalam daftar pencarian dan masih diburu karena diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika tersebut.

Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi mengatakan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap asal barang serta jaringan yang lebih luas.

«"Barangnya tidak dari Cianjur, dari wilayah lain yang belum bisa saya sebutkan. Kami masih mengejar tersangka FL dan GH. Harapan kami, perkembangan kasus ini dapat kami sampaikan pada konferensi pers berikutnya," ujar Alexander.»

Kapolres menjelaskan, tersangka EM ditangkap di kediamannya di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian menemukan lokasi penyimpanan ganja di sebuah saung yang berada di kawasan perkebunan jagung dan sayuran di wilayah Cipanas.

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan paket ganja siap edar, alat press vakum, timbangan elektronik, serta berbagai perlengkapan pengemasan. Total barang bukti yang berhasil disita mencapai 14,819 kilogram ganja kering.

Selain itu, penyidik juga menyita satu unit telepon genggam milik tersangka yang akan dianalisis untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

«"Kami berhasil menyita satu buah handphone yang akan kami assessment. Kami akan menentukan apakah yang bersangkutan merupakan pengedar yang harus diproses hukum atau pengguna yang memenuhi syarat untuk menjalani rehabilitasi. Terhadap pengedar kami tegakkan hukum, sedangkan pengguna yang memenuhi ketentuan akan kami upayakan rehabilitasi," jelas Kapolres.»

Alexander menambahkan, Polres Cianjur akan berkoordinasi dengan BNNK Kabupaten Cianjur untuk mendalami data penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Menurutnya, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kabupaten Cianjur.

«"Kami berharap ke depan dapat kembali menggelar konferensi pers dengan pengungkapan yang lebih besar. Bukan untuk menunjukkan masyarakat semakin banyak terpapar, tetapi sebagai bukti bahwa kami terus berupaya mencegah barang haram ini beredar di tengah masyarakat," tegasnya.»

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal lima tahun penjara hingga maksimal 12 tahun atau pidana penjara seumur hidup.

Hingga kini, penyidik Polres Cianjur masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas serta memburu dua tersangka yang masih buron. ***Red

Bersama Kemenag Cianjur, BAZNAS Cianjur Siap Hadirkan Harapan bagi Mustahik melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat


CIANJUR, agistanews.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) Tahun 2026. Penandatanganan dilaksanakan secara nasional melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Di Kabupaten Cianjur, kegiatan tersebut dipusatkan di Aula BAZNAS Kabupaten Cianjur dan dihadiri jajaran BAZNAS serta Kementerian Agama Kabupaten Cianjur.

Program PEU Berbasis KUA merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui KUA. Pada tahun 2026, sebanyak 195 KUA di Indonesia ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program.

Usai penandatanganan PKS secara daring, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Agung Taufiqurrohman, menegaskan bahwa esensi pemberdayaan tidak hanya sebatas memberikan bantuan ekonomi, tetapi juga membangun harapan dan semangat masyarakat untuk menjadi lebih mandiri.

"Program ini bukan hanya berbicara tentang bantuan ekonomi, tetapi juga bagaimana membangkitkan harapan, semangat, dan kemandirian masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraannya," ujar H. Agung.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama atas hadirnya Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA serta kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Cianjur sebagai salah satu daerah pelaksana program.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemberdayaan mustahik agar mampu berkembang menjadi masyarakat yang produktif dan mandiri.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, berharap sinergi yang telah terjalin antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Cianjur dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas hidup para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Cianjur dan Kementerian Agama optimistis Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA dapat memberikan manfaat nyata serta menghadirkan harapan baru bagi mustahik dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. ***Red

Senin, 20 Juli 2026

Kapolres Cianjur Berikan Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Dugaan Peredaran Uang Palsu





CIANJUR, agistanews.com – Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi memberikan penghargaan kepada sejumlah personel Polri yang berprestasi serta warga yang berperan aktif membantu tugas kepolisian dalam mengungkap berbagai tindak kriminal, termasuk dugaan peredaran uang palsu di wilayah Kabupaten Cianjur.

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, sebagai bentuk apresiasi atas sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya penegakan hukum. Menurutnya, informasi yang diberikan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mengungkap berbagai aktivitas yang mencurigakan, termasuk dugaan jaringan peredaran uang palsu.

"Peran serta masyarakat sangat kami apresiasi. Kepedulian warga dalam memberikan informasi kepada kepolisian menjadi bukti bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa setiap laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui pemberian penghargaan ini, Polres Cianjur berharap semakin banyak masyarakat yang berani berpartisipasi dalam membantu kepolisian menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Cianjur. ***(Hdi)

Pemdes Sukamanah Resmikan Pos Kamling RT 04/RW 06 Kampung Warung Jambe, Perkuat Keamanan dan Semangat Gotong Royong


CIANJUR, agistanews.com – Pemerintah Desa Sukamanah meresmikan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di RT 04 RW 06 Kampung Warung Jambe, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, sebagai upaya memperkuat keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kebersamaan warga.

Pos Kamling tersebut dibangun atas inisiatif dan semangat gotong royong masyarakat setempat. Pembangunannya didanai secara pribadi oleh Ketua RT 04, Ikin Sadikin, sebagai bentuk kepedulian serta komitmennya dalam merealisasikan program kerja sejak dipercaya memimpin lingkungan RT.

Peresmian Pos Kamling dihadiri jajaran Pemerintah Desa Sukamanah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RW 06 Ujun Junaedi, Ketua ARWT Kecamatan Karangtengah, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Ketua RT 04 Ikin Sadikin menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah bergotong royong hingga pembangunan Pos Kamling dapat diselesaikan dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah dan tamu undangan yang hadir dalam acara peresmian.

Senada dengan itu, Ketua RW 06 Ujun Junaedi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak terhadap pembangunan Pos Kamling yang diharapkan menjadi pusat kegiatan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Sekretaris Desa (Sekdes) menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat RT 04 RW 06. Mereka menilai pembangunan Pos Kamling merupakan contoh nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kami berharap dengan adanya Pos Kamling ini, kegiatan ronda malam dapat segera diaktifkan kembali. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap peredaran narkoba yang kini telah menjangkau berbagai wilayah. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terkait," pesan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Sukamanah, M. Rijal, turut mengapresiasi sinergi antara pengurus RT dan masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan Pos Kamling secara gotong royong.

"Kami bangga melihat kekompakan pengurus RT bersama masyarakat. Mari kita terus menjaga kebersamaan, mengedepankan musyawarah dalam setiap program, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib dan didukung administrasi yang baik. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman maupun kecemburuan sosial di tengah masyarakat," ujar M. Rijal.

Dengan diresmikannya Pos Kamling RT 04 RW 06 Kampung Warung Jambe, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan lingkungan semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. ***(Densu)

Minggu, 19 Juli 2026

SMPN 3 Indralaya Selatan Ucapkan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pendidikan Berkualitas

Indralaya Selatan, agistanews.com – Indralaya Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, keluarga besar SMP Negeri 3 Indralaya Selatan menyampaikan ucapan selamat serta doa bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Kepala SMP Negeri 3 Indralaya Selatan, Zuliana Linggo Geni, S.Pd., M.Pd., bersama seluruh staf guru dan pegawai mengucapkan:

"Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Nusantara Baru, Indonesia Maju. Semoga semangat kemerdekaan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada seluruh peserta didik."

Zuliana Linggo Geni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa momentum Hari Kemerdekaan merupakan pengingat atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Oleh karena itu, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Indralaya Selatan juga mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif, menjaga persatuan, serta terus mendukung kemajuan pendidikan demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! ***Her

Persiapan Pemilihan Ketua, GIBAS Resort Cianjur Gelar Rapat Konsolidasi Kedua

CIANJUR, agistanews.com - Organisasi Masyarakat (Ormas) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Resort Cianjur menggelar rapat konsolidasi kedua sebagai bagian dari persiapan pemilihan Ketua GIBAS Resort Cianjur. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Sultan, Ciherang, Minggu (19/7/2026).

Sebelumnya, rapat konsolidasi pertama telah dilaksanakan pada Jumat (26/6/2026) di Markas GIBAS Resort Cianjur, Jalan Dr. Muwardi, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur. Rapat tersebut dihadiri para Ketua Sektor beserta jajarannya.

Dalam rapat konsolidasi pertama maupun kedua, nama Rendi Taufik Ismail mencuat sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki peluang kuat untuk maju sebagai calon Ketua GIBAS Resort Cianjur.
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua GIBAS Resort Cianjur, Emi Hamidah, mengatakan Rendi bukan sosok baru di lingkungan organisasi GIBAS.

" Di organisasi kami, sosok Rendi bukan orang baru. Ia merupakan pengurus GIBAS, hanya saja bukan di Resort Cianjur," ujar Emi kepada awak media.

Emi menjelaskan, selain membahas persiapan pemilihan ketua, rapat konsolidasi juga difokuskan pada penyamaan -

Kamis, 16 Juli 2026

Bupati Cianjur Resmikan Gedung Baru Dinas Kesehatan Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas.

Cianjur, agistanews.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi meresmikan gedung baru Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Prof Moch Yamin Kelurahan Sayang Kabupaten Cianjur, Kamis, 16/07/2026. Peresmian tersebut menjadi bagian upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola sektor kesehatan yang lebih representatif dan profisional.

Momentum peresmian gedung baru ini juga dimanfaatkan Bupati Cianjur, dr Mohammad Wahyu Ferdian, untuk memberikan arahan kepada seluruh Kepala Puskesmas ( Kapus ) se Kabupaten Cianjur yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatannya, Bupati menegaskan pentingnya membangun budaya pelayanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan kompotensi medis, tetapi juga nilai - nilai kemanusiaan dalam melayani masyarakat.

Bupati menjelaskan, relokasi kantor Dinas Kesehatan dilakukan sebagai respons terhadap keterbatasan fasilitas di gedung lama yang dinilai sudah tidak mampu mengakomodasi kebutuhan operasional organisasi.

Selain ruang kerja yang begitu sempit, kapasitas lahan parkir yang terbatas juga kerap menimbulkan kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Di gedung yang lama itu sudah tidak mencukupi untuk kegiatan - kegiatan yang dilakukan di Dinas Kesehatan, termasuk lahan parkir yang terbatas," ujarnya

Ia mengungkapkan bangunan yang kini di fungsikan sebagai kantor Dinas Kesehatan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Cianjur yang sebelumnya tidak manfaatkan secara optimal.

Selain memberikan manfaat dari sisi pelayanan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penataan kawasan perkotaan agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat. 

Dengan kehadiran seluruh Kepala Puskesmas dalam agenda tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai arahan strategis tanpa harus menggelar pertemuan terpisah. Hal ini dinilai lebih efektif sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Dalam arahannya, Bupati dr. Wahyu Ferdian menekankan transformasi pelayanan kesehatan tidak cukup hanya melalui peningkatan fasilitas fisik. Menurutnya kualitas pelayanan harus tercermin dari sikap, etika, dan cara tenaga kesehatan berinteraksi dengan masyarakat.

Bukan hanya pelayanan secara medis yang harus dikedepankan, tetapi juga pelayanan secara paripurna, di mana kita harus melayani dengan ramah dan juga tentunya dengan santun, tegasnya.

Ia menilai pelayanan yang humanis merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kesehatan karena itu, seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas diminta terus meningkatkan profesioanalme, integritas, serta empati dalam memberikan pelayanan.

Mengakhiri sambutanya, Bupati berharap dengan kehadiran gedung baru Dinas Kesehatan menjadi simbol semangat baru dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Cianjur.

Dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai, sinergi antar petugas kesehatan, serta komitmen memberikan pelayanan yang prima, ia optimistis kualitas kesehatan masyarakat Cianjur akan terus mengalami peningkatan. ***Densu

Rabu, 15 Juli 2026

BAZNAS Kabupaten Cianjur Salurkan Bantuan Rutilahu Rp50 Juta dari BAZNAS Pusat untuk Dua Keluarga Mustahik


CIANJUR, agistanews.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bersumber dari BAZNAS Pusat kepada dua keluarga mustahik di Kabupaten Cianjur. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp50 juta, dengan masing-masing penerima memperoleh Rp25 juta.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd., menjelaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Cianjur bertugas menyalurkan amanah dari BAZNAS Pusat kepada masyarakat yang telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

«"Untuk program Rutilahu kali ini, BAZNAS Kabupaten Cianjur hanya menyalurkan bantuan yang bersumber dari BAZNAS Pusat. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp25 juta," ujar H. Hilman.»

Dua penerima manfaat tersebut adalah Siti Nur Aini Fauziah, warga Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, dan Suhendi, warga Kampung Kemang, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas. Keduanya diketahui menempati rumah dengan kondisi yang sudah tidak layak huni sehingga membutuhkan bantuan perbaikan.

Dana bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk merenovasi rumah, mulai dari perbaikan atap, dinding, lantai hingga sanitasi dasar, sehingga hunian menjadi lebih layak, sehat, dan aman untuk ditempati.

Menurut H. Hilman, program Rutilahu merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam membantu mengentaskan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

«"Alhamdulillah, amanah dari para muzaki melalui BAZNAS Pusat dapat kami sampaikan kepada yang berhak. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan benar-benar memberikan manfaat bagi para penerima," katanya.»

BAZNAS Kabupaten Cianjur juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Pusat atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Cianjur melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Cianjur berharap jumlah penerima maupun besaran bantuan program Rutilahu dapat terus meningkat seiring bertambahnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.

Mengakhiri keterangannya, H. Hilman mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Setiap rupiah yang dititipkan oleh para muzaki akan kami salurkan secara amanah kepada mustahik yang tepat sasaran, sehingga mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. ***Red/Hdy

Minggu, 12 Juli 2026

Damkar dan Satpol PP Tunjukkan Sinergi pada Puncak Hari Jadi Cianjur ke-349

CIANJUR, agistanews.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur turut ambil bagian dalam puncak peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 yang digelar di Lapangan Kademangan, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Minggu (12/7/2026).

Mengusung tema "Rahayat Raksa Raharja", peringatan Hari Jadi Cianjur tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen membangun daerah melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Cianjur yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Upacara peringatan HJC ke-349 diikuti ribuan peserta dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala desa se-Kabupaten Cianjur, serta berbagai instansi, termasuk Damkar dan Satpol PP yang tampil aktif mendukung kelancaran kegiatan.

Kepala Unit WMK I Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Zenal Abidin, menyampaikan harapannya agar Hari Jadi Cianjur menjadi semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Semoga di Hari Jadi Cianjur ke-349 ini, Cianjur semakin maju dan sukses sehingga seluruh pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara optimal," ujarnya.

Zenal juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin sinergi dengan Damkar dengan segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan darurat.

"Kami siap memberikan respons cepat sesuai semangat 'Rahayat Raksa Raharja'. Memasuki musim kemarau, kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama saat memasak maupun saat melakukan kegiatan di kawasan hutan. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama agar tidak menimbulkan kerugian maupun korban jiwa," tegasnya.

Kehadiran Damkar dan Satpol PP dalam peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349 menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari semangat membangun Cianjur yang semakin maju dan sejahtera. ***Red

Kamis, 09 Juli 2026

Selama Masa Transisi Kepemimpinan, Berbagai Program BAZNAS Kabupaten Cianjur Ditutup Untuk Sementara.

Cianjur, agistanews.com –Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur mengumumkan penutupan sementara seluruh program dan layanan pengajuan bantuan selama masa transisi kepemimpinan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd. menjelaskan  terkait pelaksanaan program kerja BAZNAS dimasa transisi.

H.Hilman mengatakan, program yang saat ini masih berjalan adalah Program Sehat dan Program Ibnu Sabil. Sementara itu, program lainnya yang dihentikan sementara sampai proses transisi kepengurusan tuntas.

" Selama masa transisi kepemimpinan, program yang masih berjalan hanya Program Sehat dan Program Ibnu Sabil, dan program yang lainnya ditutup sementara," katanya. Selasa 07/07/2026.
Kata H.Hilman, kebijakan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan proses administrasi dan penataan internal menjelang pergantian kepengurusan BAZNAS periode berikutnya.

Program yang dihentikan sementara, yakni program bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, modal usaha serta program pendistribusian dan pendayagunaan zakat lainnya.

H.Hilman menjelaskan, langkah ini sifatnya sementara dan tujuannya untuk memastikan proses pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik seusai masa transisi benar-benar tuntas.

"Selama masa transisi kepemimpinan ini,  seluruh pengajuan program dihentikan sementara, kecuali program sehat dan ibnu sabil masih bisa dikayani. Nanti setelah masa transisi selesai, semua program akan kembali berjalan normal seperti sedia kala," paparnya.

H.Hilman menerangkan, bagi masyarakat yang sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan, diminta untuk bersabar, dan tunggu informasi terkait pembukaan layanan BAZNAS kembali.


Menurut H.Hilman, walaupun program layanan ditutup sementara, pengelolaan administrasi internal dan proses transisi kepemimpinan tetap berjalan sesuai peraturan yang berlaku." Ujarnya 

Hilman berharap, setelah masa transisi selesai, BAZNAS Cianjur dapat kembali menjalankan seluruh program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara optimal dan permohonan dan pengajuan masyarakat kembali terlayani  semuanya."ujarnya ***( Hdi )

Penegakan Hukum Di Asahan Dinilai Carut Marut, LSM PMPRI Geruduk Kantor Kejagung

JAKARTA, agistanews.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (DPP PMPRI) menggeruduk Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) di Jalan Bulungan, Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, pada Kamis (9/07/2026) sekira pukul 09:30 WIB.

Massa yang merupakan gabungan aktivis dari Kabupaten Asahan dan Jakarta ini datang menggunakan tiga unit mobil dan beberapa sepeda motor. Sembari membentangkan spanduk berisi kecaman terhadap penegakan hukum di Sumatra Utara, khususnya di Asahan, mereka menggelar orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara (toa) di depan kantor Korps Adhyaksa tersebut.

Koordinator Aksi, Hendra Syahputra SP, mendesak agar Kejaksaan Agung RI turun langsung ke lapangan demi menegakkan supremasi hukum. Langkah ini dinilai penting agar pimpinan Kejagung mengetahui secara jelas carut-marutnya penegakan hukum di daerah, yang disinyalir banyak dipermainkan oleh oknum jaksa nakal.
"Kalau bisa turun langsung ke lapangan, biar mengetahui jelas apa yang sebenarnya terjadi dengan penegakan hukum di bawah. Banyak oknum jaksa nakal yang bermain di lapangan!" teriak Hendra dalam orasinya.

Senada dengan hal itu, Koordinator Lapangan Syarifuddin Harahap, Spd yang akrab disapa Udin Menex didampingi Sekjen DPP PMPRI Anggi Dermawan, M.Pd., menyatakan bahwa penegakan hukum di Sumatra Utara, khususnya di Kabupaten Asahan, telah mendapat rapor merah karena banyaknya kasus krusial yang jalan di tempat. Kasus-kasus tersebut meliputi peredaran narkoba, korupsi alat kesehatan (alkes) di Dinas Kesehatan, hingga praktik mafia tanah.

"Kita menduga banyak kasus di Asahan jalan di tempat karena adanya oknum jaksa nakal. Oknum kejaksaan yang nakal ini sengaja bermain atau kongkalikong dengan para terdakwa," tegas Udin Menex.
Salah satu contoh mandeknya penegakan hukum yang dibeberkan massa aksi adalah dugaan koordinasi jahat (kongkalikong) antara pihak beperkara, seperti PT Citra Sawit Citra Lestari (CSIL), dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di tingkat daerah.

PT CSIL diduga kuat sengaja memanfaatkan status lahan sengketa dan ketiadaan Hak Guna Usaha (HGU) untuk menghindari kewajiban membayar pajak Tandan Buah Segar (TBS). Potensi kerugian negara dari sektor pajak ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 10 Miliar per tahun dan telah dibiarkan berjalan selama lebih dari 10 tahun. Jika diakumulasikan, total kerugian negara dari pengemplangan pajak ini diprediksi menembus angka Rp 100 Miliar. Demi terciptanya supremasi hukum, massa aksi menyuarakan 7 tuntutan utama.

7 Poin Tuntutan Utama LSM PMPR Indonesia:
- Evaluasi Kinerja Mantan Kajari Kisaran: Mendesak Jaksa Agung RI mengevaluasi kinerja dan memanggil mantan Kajari Kisaran (periode 2024–2025) Basril G. S.H M.H, Kasi Pidum Naharuddin Rambe, serta JPU Sofi Eka Putri Silalahi SH terkait berbagai perkara. Salah satu yang disorot adalah tuntutan 12 tahun penjara bagi terdakwa bandar narkoba Subki dan Robby Rizky Bangun yang tertangkap tangan membawa 3.000 butir ekstasi. PMPR Indonesia menilai mereka seharusnya dituntut hukuman seumur hidup atau mati.
- Tetapkan Tersangka Korupsi Alkes Covid-19: Mendesak penetapan Direktur PT Sadado Sejahtera Medika, Muhammad Suprianto, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes dan APD Covid-19 Tahun 2020 di Sumatra Utara selaku penandatangan kontrak.
- Usut Aliran Dana Alkes Covid-19: Meminta Kejagung mengambil alih penyidikan dugaan aliran dana Alkes Covid-19 kepada saksi dr. Fauzi dan dr. David Luther Lubis.
- Eksekusi Lahan PT CSIL Terkait Pajak: Mendesak eksekusi lahan PT CSIL di Kabupaten Asahan yang diduga mengemplang pajak TBS sejak 2015 dengan modus memanfaatkan status sengketa dan ketiadaan HGU.
- Kembalikan Fungsi Lahan Hutan Konversi: Meminta Kejagung mengeksekusi sengketa lahan hutan produksi konversi seluas 4.773 Hektar yang dikuasai PT CSIL agar kembali ke fungsi semula sesuai putusan pengadilan.
- Usut Proyek Pengendalian Banjir Sungai Asahan: Meminta Kejagung mengambil alih pemeriksaan proyek pengendalian banjir senilai Rp 15 Miliar (APBD 2025) oleh CV Wirasena Mandiri di bawah BBWS Sumatera II Medan yang diduga bermasalah pada pendampingan hukum Kejati Sumut.
- Desak KPK Periksa Anggota DPRD Asahan: Meminta KPK R.I. untuk memeriksa 45 anggota DPRD Asahan terkait ketidaktransparanan alokasi anggaran Dana Hibah dan Pokok Pikiran (POKIR).
- Respons dan Saran Taktis dari Kejagung RI

Perwakilan massa aksi akhirnya diterima langsung untuk melakukan audiensi oleh jajaran Kejagung RI, di antaranya Herwan Purwoko SH MH, Bambang, dan Eva. Dalam pertemuan tersebut, pihak Kejagung RI menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas aspirasi dan dokumen data yang diserahkan oleh LSM PMPR Indonesia.

"Terima kasih atas laporan dan tuntutan yang disampaikan, termasuk mengenai kinerja mantan Kajari Kisaran dalam berbagai perkara. Seluruh poin aspirasi ini akan segera kami sampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti," ujar Herwan selaku perwakilan Kejagung RI.

Selain menampung berkas tuntutan, pihak Kejagung juga memberikan saran taktis kepada LSM PMPR Indonesia agar penanganan kejanggalan kasus narkoba 3.000 butir ekstasi tersebut bisa diusut tuntas dari sisi etik profesi.

"Kami menyarankan agar pihak LSM PMPR Indonesia membuat laporan resmi terpisah yang ditujukan khusus kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) terkait penanganan perkara Pidum (kasus ekstasi) tersebut. Hal ini penting agar evaluasi terhadap jaksa yang bersangkutan bisa berjalan lebih jelas dan akuntabel," tambahnya.

Menutup aksi tersebut, pimpinan LSM PMPR Indonesia menegaskan bahwa mereka menaruh kepercayaan penuh kepada Kejaksaan Agung RI, namun akan tetap mengawal dan meminta informasi tindak lanjut secara berkala. Setelah mendengar jawaban yang dinilai memuaskan dari pihak Kejagung, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib dan melanjutkan aksi demonstrasi mereka ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ***Amry

Rabu, 01 Juli 2026

Dari Festival hingga Prestasi Nasional, Polsek Cibeber Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80

Cianjur, agistanews.com – Polsek Cibeber sukses menggelar malam puncak syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Alun-alun Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (1/7/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan HUT Bhayangkara yang sebelumnya diisi dengan berbagai perlombaan olahraga, seni, budaya, dan hiburan rakyat.

Ratusan warga memadati lokasi acara dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Malam puncak dimeriahkan dengan penampilan seni budaya, hiburan masyarakat, serta penyerahan hadiah kepada para juara turnamen bola voli tingkat Kecamatan Cibeber dan Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Cianjur.

Kapolsek Cibeber, Kompol Tio, mengatakan seluruh kegiatan mengusung tema "Polri untuk Masyarakat" sebagai wujud nyata penguatan sinergi antara Polri dan masyarakat.

"Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, kami melaksanakan berbagai kegiatan sesuai tema Polri untuk Masyarakat. Kami menggelar turnamen bola voli tingkat Kecamatan Cibeber yang diikuti perwakilan dari 18 desa. Selain itu, kami juga menyelenggarakan Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Cianjur yang diikuti 24 paguron dengan total 287 peserta. Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan sukses, dan malam ini menjadi penutup melalui acara syukuran yang dihadiri Forkopimcam, tokoh masyarakat, alim ulama, serta masyarakat Kecamatan Cibeber," ujar Kompol Tio.

Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya potensi Kecamatan Cibeber di bidang olahraga, seni, dan budaya. Menurutnya, momentum HUT Bhayangkara menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat.

"Kami akan terus membangun sinergi bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat. Polri hadir untuk melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat," tambahnya.

Tidak hanya sukses sebagai penyelenggara berbagai kegiatan HUT Bhayangkara, Polsek Cibeber juga terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui program pembinaan olahraga karate yang dibimbing langsung oleh personel Polsek Cibeber.

Program pembinaan tersebut berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih 10 medali emas dan 8 medali perunggu pada ajang Piala Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) yang diselenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Kami memiliki binaan olahraga karate yang rutin berlatih setiap hari Sabtu di halaman Polsek Cibeber. Latihan juga dilaksanakan setiap hari Minggu di beberapa lokasi, mulai dari Lapangan Pasirmunding hingga Desa Salamnunggal. Seluruh pembinaan dilakukan langsung oleh anggota Polsek Cibeber," pungkas Kompol Tio.

Keberhasilan penyelenggaraan rangkaian HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus prestasi atlet karate binaan menjadi bukti nyata komitmen Polsek Cibeber dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan positif di bidang olahraga, seni, dan budaya. ***Iduy