Cianjur, agistanews.com –Rentetan kasus kekerasan seksual yang menimpa tiga anak bawah umur di Kabupaten Cianjur baru-baru ini memicu keprihatinan mendalam dan mengundang reaksi dari berbagai pihak.
Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada para pelaku.
Lepi menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi pelaku kejahatan asusila, terlebih korbannya adalah anak-anak.
Menurut Lepi, penegakan hukum yang tegas adalah harga mati untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.
"Semua tindak kekerasan asusila terhadap anak di bawah umur harus ditindak dengan tegas. Jika terbukti, harus diberikan hukuman yang berat. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih hati-hati dalam mengawasi anak-anak kita", tutur Lepi saat memberikan tanggapan terkait maraknya kasus tersebut, Minggu (5/4/26).
Terkait tiga kasus yang mencuat secara berurutan di Cianjur, Lepi meminta kepolisian menggunakan pasal-pasal berat dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Lepi menekankan bahwa sanksi hukum tidak boleh lembek agar mampu memberikan efek jera yang nyata.
"Saya minta penegakan hukum setegak-tegaknya. Kalau terbukti salah, hukum dengan ancaman maksimal menggunakan pasal berat. Tidak boleh ada tawar-menawar dalam kasus seperti ini", imbuhnya.
Meski mendorong tindakan keras, Lepi menyatakan tetap menghormati prosedur hukum yang berlaku. Ia mengaku optimis dan yakin terhadap kinerja kepolisian di Cianjur dalam mengusut tuntas perkara-perkara tersebut dengan profesional.
Di sisi lain, politisi ini mengingatkan bahwa tanggung jawab melindungi anak bukan hanya di pundak penegak hukum saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat harus turut berperan dan terlibat.
Tak lupa Lepi juga mengajak warga Cianjur untuk membangun sistem deteksi dini di mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
"Kita harus menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan masyarakat yang ramah anak. Munculnya kasus-kasus ini menuntut kita semua untuk lebih aware terhadap keseharian anak-anak kita" kata dia.
DPRD Kabupaten Cianjur berkomitmen akan terus mengawal perkembangan kasus-kasus seperti ini untuk memastikan para korban mendapatkan keadilan dan pendampingan yang layak dari instansi dan pihak-pihak terkait. ***Yudi Farrell






0 komentar:
Posting Komentar