Rabu, 10 Juni 2026

Dinas PUTR Cianjur Tegaskan Kegiatan "Gorol" Merupakan Program Rehabilitasi Jalan dengan Pola Swakelola

Cianjur, agistanews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur memberikan penjelasan terkait kegiatan yang populer disebut masyarakat sebagai "gorol". Program tersebut sejatinya merupakan kegiatan resmi Rehabilitasi Jalan yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan dilaksanakan menggunakan pola Swakelola Tipe 1.

Sekretaris Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Bambang Sudrajat, menjelaskan bahwa istilah "gorol" hanya merupakan sebutan yang berkembang di tengah masyarakat. Secara administratif dan teknis, kegiatan tersebut merupakan program rehabilitasi jalan yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur.

Pada tahun 2026, program rehabilitasi jalan ini mencakup 32 paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur. Setiap paket mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp200 juta, sehingga total pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp6,4 miliar.

Menurut Bambang, pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui skema Swakelola Tipe 1, di mana seluruh tahapan mulai dari perencanaan teknis, pelaksanaan pekerjaan fisik hingga pengawasan mutu dilakukan langsung oleh tim teknis internal Dinas PUTR. Sementara itu, pihak penyedia jasa atau kontraktor hanya bertugas menyediakan bahan material yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut.

“Perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kualitas pekerjaan sepenuhnya dilakukan oleh tim teknis Dinas PUTR. Adapun pengadaan material diserahkan kepada penyedia yang telah ditetapkan sesuai ketentuan,” ujar Bambang, Rabu (10/6/2026).

Ia menambahkan, tenaga pelaksana utama di lapangan berasal dari staf dan petugas dinas yang menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya tanpa menerima upah tambahan. Selain itu, masyarakat sekitar juga turut berpartisipasi secara sukarela sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong dalam memperbaiki akses jalan di lingkungannya.

Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi program menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Dari total 32 paket pekerjaan yang direncanakan, sebanyak 25 paket telah berhasil dilaksanakan, sementara sisanya ditargetkan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami luruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebutan ‘gorol’ memang sudah terbiasa digunakan warga, namun secara administrasi dan teknis ini adalah kegiatan rehabilitasi jalan. Pola swakelola kami terapkan agar pengawasan lebih ketat, anggaran lebih efisien, dan hasilnya benar-benar berkualitas untuk dimanfaatkan bersama,” tegas Bambang Sudrajat.

Pihak Dinas PUTR Kabupaten Cianjur juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. ***(Hdi)

0 komentar:

Posting Komentar