CIANJUR, agistanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah secara rutin. Langkah ini dinilai penting guna membantu memenuhi kebutuhan darah dan menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Cianjur yang saat ini tengah mengalami keterbatasan.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, saat menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang digelar di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cianjur, Minggu (14/6/2026).
Menurut Bupati, donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, karena darah yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah di berbagai fasilitas kesehatan.
"Pada momen Hari Donor Darah Sedunia ini, kami mengimbau bukan hanya kepada jajaran pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur untuk mendonorkan darahnya secara rutin bagi yang memenuhi persyaratan," ujar dr. Wahyu.
Ia menambahkan, selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan donor darah juga berdampak positif terhadap kesehatan pendonor. Namun demikian, setiap darah yang didonorkan tetap harus melalui proses pemeriksaan kesehatan dan kelayakan oleh PMI sebelum dapat digunakan.
"Ini sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mendonorkan darah juga baik untuk kesehatan tubuh. Namun tidak semua darah yang didonorkan bisa langsung diberikan kepada yang membutuhkan karena harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu oleh PMI," jelasnya.
Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela semakin meningkat sehingga kebutuhan darah di Kabupaten Cianjur dapat terpenuhi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. ***Red






0 komentar:
Posting Komentar