Senin, 08 Juni 2026

Polres Cianjur Memberikan 34 paket Sembako Menjelang Hari Bhayangkara ke 80 ke pekerjaan Kedelai Yang dirumhkan.

Cianjur, agistanews.com - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat menyalurkan bantuan sembako untuk pekerja pabrik tahu dan tempe di cianjur yang terdampak berhentinya produksi akibat tingginya harga kedelai, dimana bantuan tersebut diberikan sebagai rangkaian Hari Bhayangkara ke 80 

"Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi, di Cianjur, Minggu mengatakan hasil gotong royong seluruh personil polres Cianjur secara menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke 80 yang diperingati setiap tanggal 1 juli 

Pihaknya mendapat informasi dari narasumber dan media terkait banyaknya pabrik tahu yang berhenti beroperasi akibat kenaikan harga bahan baku kedela, akibatnya banyak pekerja yang dirumahkan, sehingga 34 paket bantuan untuk meringankan beban

Sebanyak 34 paket sembako disalurkan langsung kepada para pekerja yang kini harus menghadapi ketidakpastian ekonomi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga mereka selama masa sulit yang tengah berlangsung.

Lonjakan harga kedelai yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir telah memukul pelaku usaha tahu dan tempe. Sejumlah pabrik bahkan terpaksa menghentikan operasional karena biaya produksi tidak lagi sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Akibatnya, puluhan pekerja harus dirumahkan tanpa kepastian kapan dapat kembali bekerja.

Polres Cianjur menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan bentuk kehadiran negara melalui institusi kepolisian dalam merespons persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Salah seorang pekerja pabrik tahu, Ceceng (32), mengaku sudah dua bulan menganggur setelah tempatnya bekerja menghentikan produksi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia kini terpaksa mencari pekerjaan serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Setidaknya bisa membantu kebutuhan keluarga. Semoga harga kedelai segera turun dan pabrik bisa beroperasi kembali,” ( Hdi.)

0 komentar:

Posting Komentar