Cianjur, agistanews.com – Upaya meningkatkan kreativitas, disiplin, dan prestasi pelajar melalui seni marching band terus dilakukan melalui penyelenggaraan Festival Marching Band Pelajar Indonesia (GPMPPI) Series Ke-6 Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut kembali mendapat sambutan positif dengan meningkatnya jumlah peserta dari berbagai daerah.
Festival yang digelar di Kabupaten Cianjur itu diikuti oleh 29 kontingen dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain peserta dari Cianjur, sejumlah sekolah dari Sukabumi dan Bandung juga turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Ketua Penyelenggara, Gusti Sabda Laksana, mengatakan bahwa GPMPPI merupakan ajang yang dibentuk oleh para praktisi marching band sebagai sarana pembinaan dan pengembangan bakat pelajar di bidang seni musik dan pertunjukan.
Menurutnya, perkembangan festival ini menunjukkan tren yang sangat positif. Pada pelaksanaan perdana, jumlah peserta hanya sekitar 17 kontingen. Namun seiring meningkatnya minat sekolah terhadap kegiatan marching band, jumlah peserta terus bertambah hingga mencapai 29 kontingen pada tahun ini.
"Alhamdulillah setiap tahun jumlah peserta terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa marching band semakin diminati dan menjadi salah satu kegiatan positif bagi pelajar untuk mengembangkan bakat serta karakter mereka," ujar Gusti Sabda Laksana.
Ia menjelaskan, dalam GPMPPI Series Ke-6 terdapat beberapa kategori perlombaan yang dipertandingkan, yakni Konser Junior, Konser Senior, Ensemble Percussion, Color Guard Contest, dan Drum Battle. Kategori junior diperuntukkan bagi peserta tingkat TK hingga SD, sedangkan kategori senior diikuti pelajar SMP hingga SMA.
Gusti menambahkan, seluruh proses penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang berkompeten dan independen. Selain penilaian kelompok, terdapat pula penilaian individu atau section seperti Drum Major, Field Commander, dan Color Guard terbaik.
"Pemenang ditentukan murni berdasarkan hasil penilaian objektif dari dewan juri. Semua proses dilakukan secara transparan dan terdokumentasi dengan baik sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa penyelenggaraan Festival Marching Band Pelajar Indonesia berada di bawah naungan Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Kabupaten Cianjur, yang merupakan bagian dari Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Cianjur.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap Festival Marching Band Pelajar Indonesia dapat terus menjadi ajang prestasi sekaligus sarana pembinaan generasi muda yang kreatif, disiplin, dan mampu bersaing secara sehat melalui seni pertunjukan marching band. ***Red/Iduy






0 komentar:
Posting Komentar